<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>localindie semua tentang music</title>
	<atom:link href="http://localindie.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://localindie.com</link>
	<description>All about music</description>
	<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 04:44:13 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>One Foot Japan</title>
		<link>http://localindie.com/2008/09/04/one-foot-japan/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/09/04/one-foot-japan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 04:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[punk]]></category>

		<category><![CDATA[indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[
ONE FOOT JAPAN (OFJ) berasal dari Kemayoran, Jakarta Pusat. Berawal di akhir tahun 2002, lima orang teman sepermainan yang sama-sama ter-influence oleh Blink 182 dan New Found Glory, mencoba untuk membentuk sebuah band bernafaskan serupa, mainstream Pop Punk. Di pertengahan tahun 2003, OFJ memfokuskan konsentrasi untuk menghasilkan karya-karya sendiri yang berujung pada rilisnya album pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/09/one-foot-japan.jpg"><img  class= "alignnone size-full wp-image-77 aligncenter"  title= "one-foot-japan"  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/09/one-foot-japan.jpg"  alt= "one foot japan"  width= "255"  height= "320" /></a></p>
<p>ONE FOOT JAPAN (OFJ) berasal dari Kemayoran, Jakarta Pusat. Berawal di akhir tahun 2002, lima orang teman sepermainan yang sama-sama ter-influence oleh Blink 182 dan New Found Glory, mencoba untuk membentuk sebuah band bernafaskan serupa, mainstream Pop Punk. Di pertengahan tahun 2003, OFJ memfokuskan konsentrasi untuk menghasilkan karya-karya sendiri yang berujung pada rilisnya album pertama di awal tahun 2004, berjudul <strong><em>Frustrated</em></strong>, yang produksi, promosi dan distribusinya dilakukan secara independen.</p>
<p>Di pertengahan tahun 2006, formasi OFJ mengalami perombakan besar. Semua pemain instrumen digantikan, hanya sang vokalis yang tidak sehingga line-up band menjadi: Vadiel (vocal), Kemal (guitar left), Mika (guitar right), Fajar (bass) dan Chandra (drum). Sejak saat itu, OFJ mulai aktif kembali. Bersama-sama dengan berbagai band dari scene Metal dan Pop Punk Jakarta, satu album kompilasi bertajuk <strong><em>Save Our Community vol.2</em></strong> sempat dihasilkan dalam rentang waktu tersebut.<span id="more-76"></span></p>
<p>Beberapa perubahan terjadi kembali setelahnya, tepatnya di awal 2008. Pembenahan utama dilakukan pada sisi manajemen dan juga penambahan personil, Atfent (synthesizer), guna mendukung pembaharuan serta pendewasaan dalam konsep materi yang diusung OFJ.</p>
<p>Saat ini, September 2008, OFJ sedang dalam tahap akhir produksi album kedua.</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person:<br />
Fajar 0817712767<br />
Mika 021-95203450 / 085691192244<br />
Email: <a href="http://www.musikator.com/one-foot-japan/onefootjapan@rock.com">onefootjapan@rock.com</a><br />
Web: <a href="http://www.musikator.com/one-foot-japan/www.myspace.com/1footjapan">www.myspace.com/1footjapan</a></p>
<p><strong>Download mp3</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/2080060/OneFootJapan-JalaniHari_TakkanAdaArti.rar.html" target="_blank"><strong><strong>One Foot Japan - Jalani Hari, Takkan Ada Arti</strong></strong></a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/2080059/OneFootJapan-RayuanGombal.rar.html" target="_blank"><strong><strong>One Foot Japan - Rayuan Gombal</strong></strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/09/04/one-foot-japan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dressed E Minor</title>
		<link>http://localindie.com/2008/08/30/dressed-e-minor/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/08/30/dressed-e-minor/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 18:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[punk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[

Awal mula nongolnya Dressed E Minor di dunia ini berawal dari sekumpulan anak muda Singosari, Malang yang menyukai grunge dan sering nongkrong bareng. Entah karena keseringan nongkrong bareng dan merasa garing, akhirnya mereka berkumpul dan mulai berkarya. Karena nama begitu berarti untuk menunjukkan eksistensi mereka, maka terjadilah kesepakatan nama band, Flu Tulang. Dan nuansa grunge [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/08/dressed-e-minor.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><img  class= "alignnone size-full wp-image-75 aligncenter"  title= "dressed-e-minor"  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/08/dressed-e-minor.jpg"  alt= "Dressed E Minor"  width= "300"  height= "227" /></p>
<p>Awal mula nongolnya Dressed E Minor di dunia ini berawal dari sekumpulan anak muda Singosari, Malang yang menyukai grunge dan sering nongkrong bareng. Entah karena keseringan nongkrong bareng dan merasa garing, akhirnya mereka berkumpul dan mulai berkarya. Karena nama begitu berarti untuk menunjukkan eksistensi mereka, maka terjadilah kesepakatan nama band, Flu Tulang. Dan nuansa grunge begitu mendominasi di Flu Tulang yang dideklarasikan pada tahun 2002 dengan formasi Dian (drum), Enoz (gitar), Tetenk(gitar), Ribut (bass), Eris (vox).</p>
<p>Acara2 grunge maupun gigs campuran mulai rutin mereka sambangi untuk bernarsis ria dan menambah jam terbang.  Seiring dengan jaman yang berkembang, bergulir dan berputar, dengan kesepakatan bulat di antara mereka berlima, pada tahun 2004 Flu Tulang bermetamorfosis menjadi Dressed E Minor. Formasi Dressed E Minor sekarang Dian (drum), Enoz (gitar), Tetenk(gitar), Pram (bass), Eris (vox). Sebenarnya, untuk beberapa personilnya, Dressed E Minor bukanlah band pertama yang &#8220;disinggahi&#8221;.<span id="more-74"></span></p>
<p>Seperti Tetenk yang pernah di Grumble Grunt (RIP) dan KReS (RIP), Enoz di Departemen Keuangan (vakum), truth of God (RIP) dan Pram di Morganlander (vakum). Setelah sekian waktu perjalanan dan diantaranya riuh rendah, simpang siur dan ramainya bermacam musik yang ada, akhirnya mereka menentukan pilihan untuk berjalan di jalur alternatif, tanpa bermaksud mengkotak-kotakkan musik yang memang merupakan bahasa yang universal. Dressed E Minor mencoba tuk memadukan riff2 gitar yang berpindah2,sedikit bumbu2 speedmetal yang nggak terlalu speed &amp; hyperblast yang nggak terlalu hyper, dan beat2 antara alternatif to hardcore, diracik untuk dimatangkan koki-koki di dapur Dressed E Minor.</p>
<p>Untuk influence Dressed E Minor, semua musik, mulai lokal scene product (FWF, Extreme Decay, Burgerkill&#8230;dmbl -&gt; dan masih banyak lagi) sampai nonlokal Deftones, Poison the Well,&#8230;.etc), semua macam musik (grunge, punk, deathmetal, grindcore,&#8230;etc) adalah referensi dalam bermusik yang tiada terkira harganya.</p>
<p>Kontak :</p>
<p>Eris<br />
Jl. Singosari No. 25,<br />
Singosari, malang<br />
Telp. 085649993343</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/08/30/dressed-e-minor/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sylvia Band</title>
		<link>http://localindie.com/2008/08/02/sylvia-band/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/08/02/sylvia-band/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 06:24:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Metal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[
Satu lagi band baru di dunia indie pulau lombok mereka adalah SYLVIA. Sisi manis musik metal,kira-kira itulah yang berusaha ditawarkan oleh trio yang dibentuk oleh NIKO P PANUNGGAL. Salah satu dari kelebihan ini SYLVIA adalah dari segi formasi band,bisa dibilang SYLVIA adalah band baru tapi tidak untuk para personil mereka. Niko panunggal (vokal/gitar ex Vokalis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://ironepunx.com/wp-content/uploads/2008/08/sylvia.jpg"><img  class= "alignnone size-full wp-image-250 aligncenter"  title= "sylvia"  src= "http://ironepunx.com/wp-content/uploads/2008/08/sylvia.jpg"  alt= "sylvia"  width= "450"  height= "337" /></a></p>
<p>Satu lagi band baru di dunia indie pulau lombok mereka adalah SYLVIA. Sisi manis musik metal,kira-kira itulah yang berusaha ditawarkan oleh trio yang dibentuk oleh NIKO P PANUNGGAL. Salah satu dari kelebihan ini SYLVIA adalah dari segi formasi band,bisa dibilang SYLVIA adalah band baru tapi tidak untuk para personil mereka. Niko panunggal (vokal/gitar ex Vokalis ICU), Ikhsan Kamil (bass ex band Nu Metal MAXI), Budi Suhariono (drum ex band Nu Metal STORING) adalah nama-nama yang udah cukup lama malang melintang di dunia indie label lombok.</p>
<p>Pada tahun 2007 lalu kesibukan profesi sehari-hari memaksa ketiga orang ini untuk sejenak beraktifitas dari dunia musikal mereka. Tapi kejenuhan akhirnya membawa mereka kembali ke jalur musik cadas. Musik SYLVIA merupakan hasil penabrakan dari unsur-unsur yang bertolak belakang. Tanpa keraguan mereka mengaduk-ngaduk nuansa pop dengan beat dan riff-riff modern yang justru dikemas dengan sound bass retro dan gitar seven string yang secara unik dibalut overdrive rock 90an.<span id="more-73"></span></p>
<p>Mungkin hanya lirik dan gaya vocal yang cenderung muramlah satu-satunya unsur yang membuat musik mereka lebih condong ke arah genre Metal. Tak seberat Avenged Sevenfold, Killswitch Engaged, apalagi Cannibal Corpse, tapi konsep mereka yang berbeda inilah yang mungkin tepat bagi kalian para Metalhead yang kebetulan sedang jenuh mendengarkan musik cadas tapi tak ingin bercengeng-cengeng mendengar musik nasional yang memang sedang berada di titik terendah kualitas musikal dalam sejarah industri musik Indonesia. Dan buat kalian yang biasa menikmati musik ringan, coba simak SYLVIA sebelum salah menilai garangan musik metal.</p>
<p>Download MP3 <a href="http://www.ziddu.com/download/1819497/SYLVIA-KARENAAKUNYATA.rar.html" target="_blank">SYLVIA - KARENA AKU NYATA</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/08/02/sylvia-band/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Born By Mistake</title>
		<link>http://localindie.com/2008/06/25/born-by-mistake/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/06/25/born-by-mistake/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 09:39:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Metal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/2008/06/25/born-by-mistake/</guid>
		<description><![CDATA[ 


Awal BORN BY MISTAKE (BBM) berdiri adalah pada tahun 2000,dengan formasi awal: Derry (vocal), Didot (guitar), Freddy (bass), dan Gus Rai (drum). Formasi awal ini sempat berjalan beberapa bulan, sebelum akhirnya vakum beberapa tahun karena kesibukan para personilnya sehingga formasi awal ini tidak bertahan lama. Jenuh dengan keadaan seperti ini, maka Didot,sang gitaris, bertekad membangkitkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/06/morn-my-mistakes.jpg" title="born by mistake"></p>
<p style="text-align: center"><img  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/06/morn-my-mistakes.jpg"  alt= "born by mistake"  height= "488"  width= "392" title="" /></p>
<p></a></p>
<p>Awal <strong>BORN BY MISTAKE</strong> (BBM) berdiri adalah pada tahun 2000,dengan formasi awal: Derry (vocal), Didot (guitar), Freddy (bass), dan Gus Rai (drum). Formasi awal ini sempat berjalan beberapa bulan, sebelum akhirnya vakum beberapa tahun karena kesibukan para personilnya sehingga formasi awal ini tidak bertahan lama. Jenuh dengan keadaan seperti ini, maka Didot,sang gitaris, bertekad membangkitkan kembali BBM, walau harus menunggu selama 3 tahun untuk bisa merealisasikannya. Dari awal kumpul-kumpul biasa, membahas masalah musik, sampai akhirnya memiliki persamaan visi dan misi dalam bermusik dalam mengusung bendera BBM, maka pada bulan Maret 2003, BBM kembali berdiri dengan personel: Didot (guitar), K.M.P (bass), C#X (vocal), C-Matz (drum). Formasi ini pun dalam prosesnya, mengalami perubahan personel. Sempat memakai personel untuk Disc Jokey (DJ Zea), tapi itu pun tidak bertahan lama. Sampai pada akhirnya, BBM sepakat memakai instrument perkusi yang diisi oleh R-GA. Baru-baru ini, BBM ditinggalkan sang bassist, Campret, karena kesibukan dalam bekerja, sehingga memutuskan untuk mengundurkan diri dari BBM. Untuk mengisi kekosongan itu, maka untuk sementara, R-GA (percussion), ditunjuk sebagai bassist untuk menggantikan posisi K.M.P. Untuk saat ini, BBM tetap eksis dengan 5 orang personil yaitu: Didot (guitar), C#X (vocal), R-GA (bass), dan C-Matz(drum), &amp; keyboardis/sampling yaitu Deva, dan bertahan sampai sekarang.<span id="more-70"></span></p>
<p>Dari awal berdiri sampai sekarang, BBM tetap bertahan di jalur metal, mungkin lebih tepatnya metal eksperiment. Karena disamping setiap personil memiliki influence yang berbeda-beda, juga BBM ingin menampilkan gebrakan-gebrakan baru dan ingin memberikan suasana yang lain dalam dunia musik metal di Bali. Di samping itu, BBM juga ingin memberikan sentuhan-sentuhan lain, yang sedikit lebih aneh dan penuh dengan eksperiment di dalam konsep musik BBM yang ditujukan kepada penikmat musik di Bali, sehingga berharap BBM bisa diterima oleh khalayak ramai dan BBM bisa tetap eksis dan bias terus berkarya di blantika musik Bali.</p>
<p>Sebagian besar lirik BBM bertemakan social humanity. BBM mencoba mengangkat realita sisi gelap dan terang dari manusia beserta roda kehidupannya di dunia. Kemarahan dan emosi masih dominan dalam lirik-lirik BBM.</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person 1: Didot<br />
Ponsel.: 081338482798<br />
Contact Person 2: cox<br />
Ponsel.: 081805566409<br />
www.musikator.com/bornbymistake<br />
Address: Jl. Belimbing no. 33, Denpasar - Bali</p>
<p>Download MP3</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZbGem5mqYbKdnOKnYaqhkZSrXqyel5as1" target="_blank">Born By Mistake - Paranoid</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aKqemZmtabKenJbzaaqZnJGlbaebmZumag%3D%3D7" target="_blank">Born By Mistake - Impurity</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/06/25/born-by-mistake/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The Allison</title>
		<link>http://localindie.com/2008/06/08/the-allison/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/06/08/the-allison/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 18:06:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[punk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/2008/06/08/the-allison/</guid>
		<description><![CDATA[ 


The Allison adalah sekumpulan “punk guy” yang memainkan musik Punk. Pada dasarnya kami enggan mengkotak-kotakan jenis musik punk itu sendiri. Tapi karena untuk memudahkan pembaca profil ini untuk mengidentifikasi musik kami, maka dengan terpaksa kami medetailkan jenis musik punk kami. Dan kami menyebutnya New School Punk Rawk!
Kami terinfluence band seperti Lagwagon, No use for a [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/06/the-allison.jpg" title="The Allison"></p>
<p style="text-align: center"><img  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/06/the-allison.jpg"  alt= "The Allison" title="" /></p>
<p></a></p>
<p>The Allison adalah sekumpulan “punk guy” yang memainkan musik Punk. Pada dasarnya kami enggan mengkotak-kotakan jenis musik punk itu sendiri. Tapi karena untuk memudahkan pembaca profil ini untuk mengidentifikasi musik kami, maka dengan terpaksa kami medetailkan jenis musik punk kami. Dan kami menyebutnya New School Punk Rawk!<br />
Kami terinfluence band seperti Lagwagon, No use for a name dan Not available serta Rufio.<br />
Hingga kini, the allison sudah mempunyai beberapa lagu. Dan dua lagu yang sudah direcord berjudul  “What Will You Do?”, “The Other”.</p>
<p>Band ini terbentuk pada Juni 2005 dengan personel ajixXx(gitar/vocal), Jo-die(Drum), Anwar(bass), dan Ayic(gitar) dengan nama Allison. Dikarenakan suatu hal, namanya berubah menjadi The Allison. Dan pada tahun 2007 Anwar memutuskan untuk keluar. Hingga kini The Allison berpersonel ajixXx(vocal), Jo-die(Drum) dan Ayic (gitar) dengan dibantu dua orang additional player untuk gitas dan bass.<br />
<span id="more-62"></span><br />
<strong>Pengalaman:</strong><br />
1. The Hardest Night di Red Door Café&amp;Distro, 23 Juli 2005<br />
2. Starmild “Star On Street” di Lap. Dwi Windu Bantul, 27 Agustus 2005.<br />
3. Starmild DragManiac di Kompleks AAU, 28 Agustus 2005.<br />
4. Starmild “Star On Street” di Kedaung, 3 September 2005.<br />
5. Tugu Serentak September Ceria 4, di Bunker Cafe, 25 September 2005.<br />
6.Bintang Tamu di acara Gajah Mada Student Expo di  Purna Budaya, 1 Oktober 2005.<br />
7. “Dancing In Hot December” di Bunker Cafe, 26 Desember 2005<br />
8. “Happy Out School” di Ged. Serbaguna Argo Mulyo, Jl. Wates, 15 Januari 2006.<br />
9. “Soundayz Party” di Purawisata, 22 Januari 2006.<br />
10.Acara amal “Dari Kita Untuk Mereka” di AA YKPN, 26 Januari 2006.<br />
11. “We Are Friends Vol.1” di Bunker Café, 12 Februari 2006.<br />
12. “Remember When We&#8230;” Di Bunker Café, 10 April 2006.<br />
13. Jangkrik Balap “Release Your Negative Energy” di Gerbong Cafe, 29 April 2006.<br />
14. “Regeneration’s Voice” di Bunker Café, 20 Agustus 2006.<br />
15. Malam Inagurasi Fisipol UGM, 28 Agustus 2006.<br />
16. “We Young, We Strong!” di The Place Café,29 Agustus 2006.<br />
17. Acara Muda Mudi Kajen Fair di Danukusuman Solo, 10 September 2006 .<br />
18. Sumpah pemuda di Pakem, 28 Oktober 2006.<br />
19. “Olivine in Solidarity” di Depok Sport Center, 25 November 2006<br />
20. Black House Berontak di Bunker Café, 14 Januari 2007.<br />
21. Tribute to Green Day di Jogja Kafe, 21 Januari 2007.<br />
22. “Break The Silence” di Salatiga, 25 Maret 2007<br />
23. “Sneakers” di MIPA UGM, April 2007<br />
24. Dan acara-acara lainnya yang tidak terdokumentasikan&#8230;</p>
<p><strong>Discography</strong><br />
Free compilation &#8220;HEARD THE UNHEARD VOL.1&#8243; tahun 2006 bersama band-band yang tergabung dalam www.unsign.net (R.I.P) yang berasal dari Malang, Jakarta, Jogja dan Malaysia. Kompilasi tersebut diedarkan secara gratis dengan jumlah yang sangat terbatas. Berikut band yang berpartisipasi dalam kompilasi tersebut:<br />
Exploited Asian Teen<br />
Hands Upon Salvation<br />
Derai Maksimal<br />
The Allison<br />
Predicated not Defined<br />
Letter2Elize<br />
D&#8217;zeek<br />
Cannaris<br />
James Dean<br />
Mic.o.wave<br />
Stronger Than Before<br />
Soldiers Embrace<br />
The Harmonic Orchestra</p>
<p><strong>Download mp3</strong></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman'"></span><a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aqyhmZmsb6ydl5bza6qZnJGlb6eZnJ2rag%3D%3D9" target="_blank">The Allison - what will you do</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bbGflp2ocKucl5Wtt6yZlJyiabCWlJyr9" target="_blank">The Allison - The Other </a></p>
<p><strong>Download Video klip</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b6qimZ2naayanOKnaKqhkZSrZaqhmZes8" target="_blank">The Allison - what will you do </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/06/08/the-allison/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>INFECTOUS ARTERIES</title>
		<link>http://localindie.com/2008/05/31/infectous-arteries/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/05/31/infectous-arteries/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 17:30:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Metal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/2008/05/31/infectous-arteries/</guid>
		<description><![CDATA[

Infectous Arteries, secara konotasi berarti “Infeksi Pembuluh Darah” dimana bagi personil Infectous Arteries (IA) makna IA adalah merupakan paradigma tentang kematian yang mana kematian itu sendiri adalah sebuah misteri yang tidak akan pernah terpecahkan, apakah kematian merupakan sebuah akhir atau sebuah fase baru sehingga hal yang terpenting adalah bagaimana kita mengisi kehidupan bukannya kematian itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/infectous-arteries.jpg" title="Infectous Arteries"></p>
<p style="text-align: center"><img  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/infectous-arteries.jpg"  alt= "Infectous Arteries" title="" /></p>
<p></a>Infectous Arteries, secara konotasi berarti “Infeksi Pembuluh Darah” dimana bagi personil Infectous Arteries (IA) makna IA adalah merupakan paradigma tentang kematian yang mana kematian itu sendiri adalah sebuah misteri yang tidak akan pernah terpecahkan, apakah kematian merupakan sebuah akhir atau sebuah fase baru sehingga hal yang terpenting adalah bagaimana kita mengisi kehidupan bukannya kematian itu sendiri. Paradigma tersebut menjadi tema lagu-lagu IA.</p>
<p>Di awal terbentuknya IA telah beberapa kali mengalami perombakan formasi serta sempat memakai beberapa additional player, hinga saat ini terbentuklah line up yang dirasakan paling solid dimotori oleh :</p>
<p>Putu Leong (vocal)<br />
Layem (gitar)<br />
Budhi (drum)<br />
Sonog (bass)</p>
<p>Band yang mengusung genre musik death metal dan menamai style musik mereka sebagai “DepressiFreak Death Metal” ini telah merelease debut album perdana mereka yang diberi title Journey to the Unknown pada akhir 2003 dirilis oleh Morbid Noise Records Jakarta dan Infect Art Production Bali.<br />
<span id="more-65"></span><br />
Band ini sudah menjelajahi berbagai event-event underground baik di Bali maupun luar Bali seperti Jakarta dan Lombok serta aktif terlibat dalam event-event musik charity.</p>
<p>Saat ini IA sedang dalam tahap penggarapan album baru dengan materi yang 90% menggunakan lirik Bahasa Indonesia, berbeda dengan materi di album perdana IA yang liriknya berbahasa Inggris. Untuk album kedua IA akan banyak bicara tentang segala sesuatu yang lebih bersifat konkrit dibandingkan cara pandang normatif yang ada di masyarakat pada umumnya. Beberapa lagu yang terdapat di album kedua IA tersebut diantaranya Bungkam Terbunuh – bertema tentang penghujatan terhadap para pelaku bom bunuh diri di seluruh dunia yang mengatasnamakan agama dan paham keyakinan mereka bahwa apa yang mereka yakini adalah yang paling benar. Kemudian ada Skeptis Dogma – yang bertema tentang keraguan akan dogma-dogma yang kian hari semakin rancu dengan mulai merosotnya norma-norma, akhlak moral manusia yang menghalalkan segala cara demi tujuannya. Lalu ada Kontroversi Mati – berbicara tentang manusia yang tidak menghargai kehidupan dimana banyak sesama kita yang masih diberikan anugrah untuk hidup namun dipaksa untuk menjemput ajal sebelum waktunya.</p>
<p>Sebelum album penuh yang akan di release, IA merelease satu single dengan lirik bahasa Inggris yakni, Revelation (Tanda Dari Tuhan) yang bertemakan musibah dan bencana yang belakangan melanda bangsa kita. Sebuah kepedulian dan rasa nasionalisme anak-anak Extreme Metal terhadap apa yang terjadi dan dialami oleh sesama kita. Style musik IA dalam album kedua ini akan sedikit mengalami perubahan konsep dari yang sebelumnya bertempo fast menjadi sedikit lebih groovy namun tetap dengan style death metal-nya.</p>
<p>Infectous Arteries berharap skena metal Bali akan terus berkembang dan beregenerasi serta banyak band-band metal Bali lainnya yang dapat merilis album untuk mengangkat nama Bali di blantika musik baik yang berskala nasional maupun internasional, serta yang pasti semua tetap anti kekerasan dan jauhi narkoba.</p>
<p>Download mp3 : <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=brKalpiraa6ilpalbfiblJStYqqekZemZw%3D%3D5" target="_blank">INFECTOUS ARTERIES - Revelation</a></p>
<p>ARTIST DETAILS<br />
Nama: INFECTOUS ARTERIES<br />
Tanggal/Tahun Berdiri : Februari 1998<br />
Genre: DepresiFreak Death Metal</p>
<p>Personnel:<br />
1. Putu Leong (vokal)<br />
2. Sonog (bas)<br />
3. Budhi (drum)<br />
4. Layem (gitar)</p>
<p>CONTACT<br />
Contact Person : Adwin Emanuel<br />
Ponsel: 08170672423 / 08123895150<br />
E-mail: infect_art_mgt@yahoo.com<br />
Myspace: www.myspace.com/infectarteries</p>
<p>DISKOGRAFI<br />
1. At Hell’s Gate (Bali/Kompilasi)<br />
Produser: Underdog State<br />
Label: Underdog State<br />
Tahun Rilis: 2000</p>
<p>2. Journey To The Unknown (Album)<br />
Produser: Infect Art Production<br />
Label: Morbid Noise<br />
Tahun Rilis: 2003</p>
<p>3. Sepultribe (Bandung/Kompilasi)<br />
Produser: Berisik Distro<br />
Label: Berisik Distro<br />
Tahun Rilis: 2004</p>
<p>4. Vomiting Hatred (Jawa Tengah/Kompilasi)<br />
Produser: Empat Lima Production<br />
Label: Empat Lima Production<br />
Tahun Rilis: 2004</p>
<p>5. Reign In Blood (Bandung/Kompilasi)<br />
Produser: In Blood Production<br />
Label: In Blood Records<br />
Tahun Rilis: 2004</p>
<p>5. Blood Feast (Jawa Barat/Kompilasi)<br />
Produser: Jhon Lobster<br />
Label: Lobster Metal Production<br />
Tahun Rilis: 2004</p>
<p>6. Morbid Monster (Jakarta/Kompilasi)<br />
Produser: Morbid Noise<br />
Label: Morbid Noise<br />
Tahun Rilis: 2004</p>
<p>7. Metaloblast (Jakarta/Kompilasi)<br />
Produser: Morbid Noise<br />
Label: Resswara Records<br />
Tahun Rilis: 2004</p>
<p>8. GrindCorner Bali (Bali/Kompilasi)<br />
Produser: GrindCorner<br />
Label: GrindCorner<br />
Tahun Rilis: 2005</p>
<p>9. Revelation (Single)<br />
Produser: Infect Art Production<br />
Tahun Rilis: 2007</p>
<p>10. Epidemic of Brutallity (Makassar/Kompilasi)<br />
Produser: Idol Blasphemy<br />
Label: Psychosm Production<br />
Tahun Rilis: 2008</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/05/31/infectous-arteries/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SYNDROME</title>
		<link>http://localindie.com/2008/05/28/syndrome/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/05/28/syndrome/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 16:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Metal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/2008/05/28/syndrome/</guid>
		<description><![CDATA[ 


SYNDROME adalah sebuah musik “relaksasi”, jika didengarkan dengan kening tidak berkerut dan otak terbuka. Selalu ada groove-groove yang bikin kepala bergoyang di dalam riff, sound gitar &#38; bas yang berat, hard &#38; speedy drumming &#38; percussive vocals. SYNDROME adalah sebuah musik berontak yang meledak-ledak karena dibuat oleh senyawa yang ingin bebas dari patron pop, karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/syndrome.jpg" title="syndrome"></p>
<p style="text-align: center"><img  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/syndrome.jpg"  alt= "syndrome" title="" /></p>
<p></a></p>
<p>SYNDROME adalah sebuah musik “relaksasi”, jika didengarkan dengan kening tidak berkerut dan otak terbuka. Selalu ada groove-groove yang bikin kepala bergoyang di dalam riff, sound gitar &amp; bas yang berat, hard &amp; speedy drumming &amp; percussive vocals. SYNDROME adalah sebuah musik berontak yang meledak-ledak karena dibuat oleh senyawa yang ingin bebas dari patron pop, karena sebenarnya tidak ada batasan dalam bermusik. Track ke-2 dari debut album Syndrome, Craze, menjadi single pertama karena sanggup mewakili konsep albumnya.</p>
<p>SYNDROME terbentuk pertama kali di Semarang pada 25 April 1992, melintangi event-event lokal di Jawa-Bali sebagai band cover SEPULTURA, memilih bubar pada 10 Oktober 1997 karena sama sekali tidak bisa lepas dari idol-nya dalam pembuatan lagu, masing-masing personel bergabung dengan masing-masing kelompok musiknya, kemudian bergabung kembali pada 1 Agustus 2004 dan menyelesaikan materi rekaman album pada 12 Mei 2005.<br />
<span id="more-64"></span><br />
DEBRONZEZ (VoX), HAKEEM (V-Bass), WOWOD (VII-Guitar), WIWID (Drum) adalah formasi ke-4.</p>
<p>Direkam, mixing &amp; mastering di Studio Strato Semarang pada kwartal pertama 2005, “Syndrome” diedarkan secara independent di bawah bendera PROTON RECORDS hanya dalam format CD -dengan harga kaset- pada 1 Juli 2005. Mempertanyakan rendahnya harga CD ini adalah sesuatu yang naïf karena tentu saja ekonomi harga tidak sedikitpun mengurangi kualitas audio dan kemasannya.</p>
<p><strong>ARTIST DETAILS</strong><br />
Nama: SYNDROME<br />
Tanggal/Tahun Berdiri : 25 April 1992 - reborn 1 Agustus 2004<br />
Genre: Metal</p>
<p>Personnel:<br />
1. Debronzez (vokal)<br />
2. Hakeem (v-bas)<br />
3. Wiwid (drum)<br />
4. Wowod (vii-gitar)</p>
<p><strong>CONTACT</strong><br />
Contact Person : Tony traX<br />
Ponsel: 08161166115<br />
E-mail: syndrome@syndrome-clan.com / protonrecords@yahoo.com<br />
Website: www.syndrome-clan.com</p>
<p><strong>DISKOGRAFI</strong><br />
1. Syndrome<br />
Produser: Tony traX<br />
Label: Proton Records<br />
Tanggal/Tahun Rilis: 12 Mei 2005</p>
<p>2. Metalik Klinik 9 (kompilasi)<br />
Produser: Krisna J. Sadrach<br />
Label: Musica Studios<br />
Tahun Rilis: 2006</p>
<p>DOWNLOAD MP3<br />
<a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b6qhmpqoaa2bnJSltqyZlJyiaK%2BWlpyr8" target="_blank">Syndrome - Craze</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aqucnJmtba6ilpzza6qZnJGlbqebnJ2ncA%3D%3D9" target="_blank">Syndrome - Toxic Rebel</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/05/28/syndrome/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Psychofun</title>
		<link>http://localindie.com/2008/05/25/psychofun/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/05/25/psychofun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 16:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[punk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/2008/05/25/psychofun/</guid>
		<description><![CDATA[


Terbentuk pada 1997 di Semarapura, Klungkung, di belahan Timur pulau Bali. Setelah beberapa kali pergantian personel, formasi terakhirnya kemudian menyertakan seorang DJ sebagai atraksi pelengkap .
Melalui perjalanan panjang, konser-konser mini dan maksi, serta 2 album rilisan, popularitas PSYCHOFUN bisa dibilang relatif menjulang di skena musik Rock Bali — utamanya Punk Rock. Makin dihargai keberadaannya ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/psychofun.jpg" title="psychofun.jpg"></p>
<p style="text-align: center"><img  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/psychofun.jpg"  alt= "psychofun.jpg" title="" /></p>
<p></a></p>
<p>Terbentuk pada 1997 di Semarapura, Klungkung, di belahan Timur pulau Bali. Setelah beberapa kali pergantian personel, formasi terakhirnya kemudian menyertakan seorang DJ sebagai atraksi pelengkap .</p>
<p>Melalui perjalanan panjang, konser-konser mini dan maksi, serta 2 album rilisan, popularitas PSYCHOFUN bisa dibilang relatif menjulang di skena musik Rock Bali — utamanya Punk Rock. Makin dihargai keberadaannya ketika pada tahun 2005 album Ride the Wave yang diproduseri Bobby Kool (vokalis Superman Is Dead) diterbitkan. Jazirah Pop Punk bak sepakat untuk menempatkan PSYCHOFUN sebagai satu dari sedikit kelompok terbaik di genre tersebut.</p>
<p>Kabar terakhir, PSYCHOFUN akan merilis album pada pertengahan 2008 ini. Janji yang muncul dari sextet ini: musik mereka akan makin matang dan bergigi. Ayo beri jalan pada PSYCHOFUN!<br />
<span id="more-60"></span></p>
<p>ARTIST DETAILS<br />
Nama: PSYCHOFUN<br />
Tahun Berdiri: 1997<br />
Genre: Rock, Pop Punk, New Wave</p>
<p>Personnel :<br />
Gapz (vokal)<br />
Tonki (gitar)<br />
Ajie (bas)<br />
Wiwin (dj/synth)<br />
Gunk De (gitar/vokal latar)<br />
Metal (drum)</p>
<p>CONTACT<br />
Manager/Contact Person: Yudis<br />
Tel.: 03617478814<br />
Ponsel.: 081802730157<br />
E-mail: psychofun_bali@yahoo.com<br />
Website/Myspace/Friendster/etc:<br />
www.myspace.com/psychofun<br />
www.friendster.com/psychofun<br />
www.purevolume.com/psychofun<br />
www.amp.channelv.com/psychofun<br />
Address: Jl. Melati no. 1, Denpasar - Bali 80232</p>
<p>DISKOGRAFI<br />
1. Big Step<br />
Produser: Psychofun<br />
Label: Self-released<br />
Rilis: 2000</p>
<p>2. Berpacu Dalam Melodik ( kompilasi)<br />
Produser: Proton Records<br />
Singel: Khayalan<br />
Rilis : 2004</p>
<p>3. Ride The Wave<br />
Produser : Electrohell Records<br />
Rilis: 2005</p>
<p>4. Maximum Rock N Roll Monarchy (kompilasi)<br />
Produser: Electrohell Records<br />
Singel: Everything To Me<br />
Rilis: 2005</p>
<p>Influenced by:<br />
Unwritten Law, New Found Glory, Mest, Zebrahead, dan banyak lagi</p>
<p>Download MP3 : <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=baqglpmrZ6uglpSltayZlJyiZ6%2BWlpmp7" target="_blank">Psychofun - When The Sun Goes Down</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/05/25/psychofun/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Indie Vs Major</title>
		<link>http://localindie.com/2008/05/25/indie-vs-major/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/05/25/indie-vs-major/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 16:18:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/2008/05/25/indie-vs-major/</guid>
		<description><![CDATA[ 


Perkembangan musik di Indonesia di abad 20 ini, bagaikan jamur dimusim hujan (masih pepatah lama). Kadang bersamaan muncul, kadang bersamaan tenggelam. Mungkin karena hobi pendengarnya, hanya ingin bosan dengar musik. So. Kalau ada lagu baru maunya dengar terus tiap hari hingga bosan, lalu ditinggalkan. Wets, habis manis sepah dibuang donk.
Jadi pertanyaanya, seberapa besar kita mencintai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/indie-vs-major.JPG" title="indie-vs-major.JPG"></p>
<p style="text-align: center"><img  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/indie-vs-major.JPG"  alt= "indie-vs-major.JPG" title="" /></p>
<p></a></p>
<p>Perkembangan musik di Indonesia di abad 20 ini, bagaikan jamur dimusim hujan (masih pepatah lama). Kadang bersamaan muncul, kadang bersamaan tenggelam. Mungkin karena hobi pendengarnya, hanya ingin bosan dengar musik. So. Kalau ada lagu baru maunya dengar terus tiap hari hingga bosan, lalu ditinggalkan. Wets, habis manis sepah dibuang donk.</p>
<p>Jadi pertanyaanya, seberapa besar kita mencintai musik? Seberapa besar kita menghargai karya orang lain? Tanyakan pada diri anda?</p>
<p>Kembali ketopik kita &#8216;Major Label vs Indie Label&#8217;. Sebenarnya, keduanya tidak boleh dipertentangkan. Karena itu, tulisan ini hanya ingin mendamaikan. Sebenarnya Band Major dan Indie memiliki kesamaan tujuan bermusik untuk diri sendiri. Walaupun nantinya, banyak kepentingan yang masuk. Mulai dari kepentingan lingkungan band, Rekaman hingga pendengar.</p>
<p><span id="more-58"></span></p>
<p>Inti perbedaan sebenarnya pada produksinya. Band major label yang selama ini disebut band papan atas, memproduksi lagunya menggunakan jasa studio record besar. Sementara band indie menggunakan studio record bisa dikatakan standar (studio indie), bahkan produksi sendiri (home production).</p>
<p>Jadi, Siapa yang jago atau menang? Major atau Indie? Tanyakan pada diri anda? Lagu yang anda paling suka itulah yang jago? Karena yang menilai adalah anda sendiri? Tidak boleh mengikuti pendapat orang lain ataukah melalui polling? Dan, yang jago tidak boleh dinilai dari penjualan albumnya? atau lain-lainnya?</p>
<p>Olehnya, itu Major dan Indie harus disatukan. Kadang, kita tidak bisa membedakan mana band indie mana band major. Karena itu, jika anda sulit membedakannya, kami punya pendapat bahwa keduanya adalah band Anak Republik Indonesia. Lebih pendeknya Band Lokal Indonesia atau band Lokal. Jadi bagi kami, keduanya adalah BAND LOKAL. Akhirnya, Mari kita mencintai band lokal Indonesia dengan membeli kaset cd original&#8230;&#8230;.hayah!!!!!</p>
<p>Viva Band Lokal Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/05/25/indie-vs-major/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ardana Band</title>
		<link>http://localindie.com/2008/05/21/ardana-band/</link>
		<comments>http://localindie.com/2008/05/21/ardana-band/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 18:45:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>localindie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[punk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localindie.com/2008/05/21/ardana-band/</guid>
		<description><![CDATA[

Bakat mendasar setiap orang yang datang secara alami dan kemudian dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan terkadang mampu menghasilkan suatu karya yang pantas untuk dibanggakan.
Sekelompok anak muda yang menamakan diri mereka ardana 405 kemudian diganti dengan Kerta Ardana dan sampai sekarang mengkristalkan nama menjadi Ardana adalah sebuah group band yang dibentuk lewat bakat alami dibidang musik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/ardana.jpg" title="ardana band"></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/ardana.jpg" title="ardana band"><img  src= "http://localindie.com/wp-content/uploads/2008/05/ardana.jpg"  alt= "ardana band"  height= "307"  width= "461" title="" /></a></p>
<p>Bakat mendasar setiap orang yang datang secara alami dan kemudian dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan terkadang mampu menghasilkan suatu karya yang pantas untuk dibanggakan.<br />
Sekelompok anak muda yang menamakan diri mereka ardana 405 kemudian diganti dengan Kerta Ardana dan sampai sekarang mengkristalkan nama menjadi Ardana adalah sebuah group band yang dibentuk lewat bakat alami dibidang musik. Tepatnya bulan desember 2001, herland(gitar/vocal), Ricky (bass/back vocal) dan Harrista (Drum) memproklamirkan Ardana sebagai band pemula beraliran punk rock, sebuah gaya hidup yang sampai sekarang masih mewarnai budaya dan musik dunia.<br />
Green day&amp; Blink182 sangat mendominasi warna musik ardana pada waktu itu namun sesuai dengan perkembangan pola fikir, kedewasaan bermusik dan takut dibayangi oleh kata “kemiripan” akan sang idola, Ardana mencoba menciptakan lagu yang sesuai dengan karakter vocal, kenyamanan dipanggung dan arrangement yang mudah dicerna.</p>
<p><span id="more-56"></span><br />
Tanpa menghabiskan waktu yang terlalu lama, sepuluh lagu terbaik dari sekian lagu yang telah dibuat dikemas dalam satu album indie yang diberi judul A Losing Guy. Top hits Ardana seperti Problems, I’m Wrong, No-Hoper! dan Memorabilia telah diputar di radio-radio Padang, luar Padang dan beberapa radio di pulau Jawa. Namun sangat disesalkan saat Harrista mundur dari Ardana beberapa bulan setelah album selesai dan diikutii dengan hengkangnya Ricky karena kesibukan yang pada dasarnya bisa diterima. Beberapa additional telah mewarnai formasi Ardana namun pada tahun 2005 posisi drum dipercayakan pada Cimay, a fast&amp; attractive beats kid and the young sounds/recording engineer  serta bass dipegang oleh Yopan, the coolest disco mania on the punk area,yang merupakan pecahan dari band Dirtychaos &amp; Padlock.<br />
Formasi baru ini benar-benar merombak warna Ardana secara total. Semula yang mengilhami punk rock kemudian menjadi sebuah band bernuansa musik yang variatif mulai dari pop, emo, melodic bahkan disco namun semuanya tetap dibawah bendera punk. Tuntutan lagu ciptaan yang membutuhkan instrument tambahan, Ardana mendatangkan Galank sebagai rythem merangkap keyboard pada tahun 2006 dan beberapa demo baru juga telah diselesaikan dan bisa untuk dinikmati. Dengan dibantu oleh Dig Management, Ardana Telah berhasil menduduki chart teratas di radio – radio kota PAdang. Kesibukan dan undangan Tour mulai Ardana tekuni, baik dalam maupun luar. Management Ardana juga aktif dalam hal promosi, baik radio, media cetak, Roadshow, internet. Dan ternyata dari hasil upload sharing hit single “ Kisah Sedih Di Setiap Hari”. Berawal dari Hit Singel GAdis Tetangga, Ardana mendapat kesempatan untuk mengisi acara pada A Mild Live Soundrenalin Padang.<br />
Kontraversi tentu saja selalu terjadi pada sebuah keberadaan suatu band namun Ardana yang sekarang telah menjadi suatu tim dan sebuah keluarga besar (management, crew, teman – teman pendukung Ardana) tetap melangkah  dan berkarya demi eksistensi musik Indonesia pada umumnya dan Padang pada khususnya. Paling tidak, bakat alami yang diberi Yang Maha Kuasa tidak sia-sia begitu saja namun ditumpahkan dalam suatu wadah bernama Ardana dengan slogan No Reasons for Not Punk.</p>
<p><strong>ARDANA ARE :</strong></p>
<p>Nama    : Herland<br />
Posisi    : Vocal / Guitar 2</p>
<p>Nama    : Ryan Galank<br />
Posisi    : Guitar 1 / Keyboard</p>
<p>Nama    : YOpan<br />
Posisi    : Bass / Back Vocal</p>
<p>Nama    : Cimay<br />
Posisi    : Drum</p>
<p><strong>INFLUENCES :</strong><br />
NOFX,, DASHBOARD CONFENSIONAL, BOYS LIKE GIRLS ATOM AND HIS PACKAGE, GREENDAY, ATARIS, SYSTEM OF A DOWN, SLIPKNOT, GREENROOM, BLINK182, BOXCAR RACER, MXPX, BAD RELIGION, DYING FETUS, AVENGED SEVENFOLD, CASUALTIES, THE CLASH,RUFIO, THE LIVING END, dll</p>
<p><strong>SOUNDS LIKE :</strong><br />
NETRAL, GREEN DAY, BLINK, RUFIO, DASHBOARD CONFENSIONAL.</p>
<p><strong>ARDANA SHOWS :</strong><br />
ROAD SHOW TO CAMPUS STBA PRAYOGA<br />
SAVERO BIRTHDAY PARTY<br />
ZAMAN FEST AT ROCKY HOTEL PLAZA<br />
STAR MILD CHILD OUT ITP PADANG<br />
INDEPENDENT DAY<br />
PADANG ROCK PARTY<br />
STAR MILD CHILD OUT UNAND<br />
LUCKY STRIKE PRIVATE PARTY AT PANGERAN BEACH HOTEL<br />
DJ PARTY AT FELLAS CAFÉ AND RESTO<br />
STAR MILD CHILD OUT UNP<br />
SMA 6 FEST<br />
VALENTINE PARTY AT GRANDE RESTO<br />
MOTOR CONTEST PARTY AT PAYAKUMBUH<br />
ROCK AGAINTS HIV/AIDS<br />
TOTAL RIBUIK 4<br />
ROCK WELLFARE AT AKBP<br />
EMOTION OF SUNRISE<br />
BERONTAK FEST<br />
SUMBAR BERSATU<br />
TOTAL DISTORSION<br />
CAFÉ TENDA DJARUM BLACK<br />
BEST PERFORMANCE  @ SUSHI INDIE FESTIVAL<br />
GIGS AT UNP<br />
PENSI SMA DON BOSCO<br />
PENSI SMA 1 PADANG<br />
PENSI SMA 2 PADANG<br />
PENSI SMA 3 PADANG<br />
XL GOES TO SCHOOL<br />
STARMILD PARADE REVOLUTION<br />
X MILD STREET EXPRESION<br />
COUNTRY FEST<br />
A MILD LIVE SOUNDRENALIN<br />
A MILD HILL STAGE IMPORTMUSIK<br />
SIGHI CAFE<br />
AND ALL EVENTS CAN’T BE REMINDED</p>
<p><strong>PRESTASI :</strong><br />
Album Indie 2004 “ A loosing Guy “<br />
SingLe Hit on Radio 2006 “ kisah sedih di setiap hari “<br />
Best PerforMAnce @ A Mild Live Sushi INdie Fest<br />
Chart no1 on suShi Indie8<br />
SOUNDRENALINE 2007</p>
<p><strong><br />
ARDANA BOOKING CONTACT :</strong><br />
C/o CImay 081374256900 – 07519905004<br />
e-mail : cimayganteng@gmail.com<br />
ardanapunk@gmail.com<br />
Jl.Kelapa Gading V no 3 ( belakang kampus akbp) Rt 04/11 Ulak karang Selatan Padang Utara – Padang 25135 Sumatera Barat</p>
<p>WWW.ARDANAPUNK.COM<br />
www.friendster.com/ardana<br />
www.myspace.com/ardanapunk<br />
www.stereokiller.com/bands/ardana<br />
www.zorpia.com/ardana</p>
<p>Penasaran dengan Demo lagu mereka <strong>DOWNLOAD</strong> disini :<br />
<a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aq6cmpurY6%2BfnOKnYqqhkZSqX6yam5as2" target="_blank">Ardana - BUnda</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ba%2BinZqlZbGfmJmls6yZlJyiZa%2BWlpWp5" target="_blank">Ardana - tingtung</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ba2gmZqna6qanZettayZlJyiZ6%2BWlpit7" target="_blank">Ardana - Anak Tetangga</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://localindie.com/2008/05/21/ardana-band/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
