JACO BANDIT

Posted by localindie | Emo | Tuesday 29 April 2008 12:26 pm

jaco bandit

Saat era emo mulai merebak,band asal lombok ini hadir dan berhasil memberikan nuansa musik yg baru di kawasan daerah mereka dengan single”im so sorry”.debut album dengan title“without end”(2008)menjadi awal karier band yg didirikan 12 february 2006 ini.namun,mereka sempat tenggelam sebelum album”WITHOUT END”dirilis karena begitu banyak masalah yg harus mereka hadapi,akan tetapi dengan rasa persahabatan yg mereka junjung tinggi membuat mereka lebih dewasa dan semakin bersatu untuk menjadi lebih baik.semua itu tidak sia-sia…band yg di genggam bul-bul(bass/vocal),openk mumu(guitar/vocal),tara(drum/growl)mereka berhasil menjadi band yg mandiri dengan jalur yg benar-benar indie dan sudah beberapa kali mereka membuat acara sendiri walaupun kecil-kecilan tapi begitu terkonsep dan banyak pujian yg datang dari band-band indie senior daerah mereka bahkan sampai di luar daerah.

(more…)

Kuri-Kuri Band

Posted by localindie | punk | Monday 28 April 2008 10:34 pm

Kuri-Kuri Dalam Perahu Ltd.
Emotional Pop Punk Rawkz
Sebuah Realita…..

Dengan modal keinginan yang sama khususnya di bidang musik,F.X Charlie Gustaf,Dominicus Octariano,Krismawan,Agus Sudyahya dan Erwin Tanaya pada tanggal 01 Frebruari 2006 mendirikan sebuah band yang diberi nama cukup unik “KURI-KURI“,Memiliki sejarah tersendiri. De pertengahan tahun 1998 keempat personil ini berniat untuk membentuk sebuah band sekolah yang mana semua anggotanya berasal dari satu SMU yaitu SMUK KESUMA Cakranegara.

Singkat cerita dipertengahan tahun 1999 bersamaan dengan kelulusan mereka,akhirnya band ini harus bubar. Namun karena kesamaan misi & visi dalam hal hobby dan mengembangkan kreativitas diri,bersamaan dengan rampungnya menyelesaikan study masing-masing,akhirnya mereka berkomitmen untuk mendirikan kembali band.

“KURI-KURI” sendiri meiliki filosofi : Walaupun personelnya hanya berempat dan memainkan tiga instrumen,tapi mereka dapat meberikan suguhan dan aksi panggung yang sangat maksimal. Kemampuan mengadopsi tekhnologi dan kemampuan bermusikalitas yang tinggi membuat band ini menjadi solid dab berkualitas.

(more…)

Album Baru Alone At Last

Posted by localindie | Emo | Wednesday 23 April 2008 3:05 am

 

alone at last

Band asal Bandung beraliran emo Alone At Last* meluncurkan debut album mereka yang berjudul JIWA. Bertempat di Common Room yang jatuh pada hari Senin, 24 Maret 2008 yang dihadiri oleh berbagai kalangan media. Alone At Last* memperkenalkan lagu-lagu dari album terbaru mereka yang dihadiri lengkap oleh semua personil, yaitu Yas, Ucay, Ubey, dan Athink. Didampingi juga oleh produser mereka Andhika yang juga turut menyumbangkan suara pada album ini. Mereka (Alone At Last*) menceritakan proses berjalannya album ini mulai dari pembuatan, recording, mixing, mastering, duplicating, dan packagingnya karena sempat terjadi pergantian personil pada posisi gitar. Seperti yang kita tahu pada album E.P terdahulu Sendiri vs Dunia, posisi gitar diwakili oleh Indra dan Bahe. Namun Indra melanjutkan studi di Australia dan digantikan oleh Ucay, sedangkan Bahe keluar di saat proses rekaman berlangsung.
(more…)

Lombok RockTimes Compilation

Posted by localindie | Kompilasi | Monday 21 April 2008 2:58 am

lombok rocktimes

Kompilasi pertama Lombok HardCore Records yang berisikan 9 band Punk/Hardcore lokal Lombok. Sound yang cukup bagus buat kompilasi band indie di lombok. Pertama pendengar akan dihajar oleh cadasnya Hardcore ala “DAMAGE MACHINE” (yang nyerempet-nyerempet LAMB OF GOD) kemudian ada “BARANG BUKTI KEJAHATAN” street punk yang meneriakkan politik sosial,”PANCAKE” vokal yang billy joe amstrong banget ditambah hentakan keras ala NOFX jadi apa ya….????

           Selanjutnya di track 4 “BAD BUNNY” (punk,poppunk,experimental lil bit EMO maybe?) saia gak bisa deskripsikan kayak apa!!! tipikal pop punk jaman sekarang looks like F.O.B hehehehehe…..Lanjut,mari junjung tinggi kebersamaan dan habiskan isi kaleng beer kalian “THE KWAN” mataram oi punks,musik mereka yang ceria bikin semangat…..ceerrrssss!!!!!!! 

Terus ada “KENAKALANREMAJA” garage rock n roll??? i dont know,just listen and move your body!! next “THE BAD BLACK”3 orang personil pecahan dari band FUNKY SCRABS yang pindah aliran goes to punkrock, DAMM ITS SO COOL…!!! Dilanjutkan lagi “KURI-KURI” emotional pop punk rawk,sound’s like SIMPLE PLAN, ALLAMERICAN REJECTS banget. 

(more…)

Berpacu Dalam Melodic

Posted by localindie | Kompilasi | Saturday 19 April 2008 9:14 pm

BAGAIMANA rasanya kalau musik punk diadu “lari” dalam satu album? Tetap saja penikmat musik yang menentukan, mana yang larinya kenceng, mana yang larinya lambat. Siapa yang paling cepat masuk ke finish dan sukses menjadi pemenang?Ah, ini bukan persoalan kalah menang kok. Rasanya label Proton Record tidak akan “sepicik” itu menetapkan “pemenang” dari album yang bakal dirilisnya ini. Pasalnya, setiap band yang tergabung dalam album BERPACU DALAM MELODIC punya kans yang kuat untuk menjadi the rising star.

Menyimak album ini, memang adrenaline kita akan dipacu lebih keras. Jangan berharap ada lagu sendu atau mellow, karena 13 band yang masuk di kompilasi ini nyaris semuanya mengusung punk melodic. Sebelumnya, nama-nama seperti Superman Is Dead dan Endank Soekamti sudah masuk ke ranah ini.

Di album yang band-band-nya berasal dari beberapa daerah di Indonesia ini, single yang dirilis pertama adalah Cinta 18 yang dinyanyikan band punk asal Jogajakarta, My Pet Sally. Konon, terpilihnya single ini sudah melewati diskusi dengan beberapa music director di beberapa radio kondang.

Melihat deretan nama band dan judul lagunya, mungkin sebagian kita akan geleng-geleng. Cukup kontroversial dan mengejutkan. Misalnya, seperti Adalah Pyong-Pyong band dari Semarang, yang memakai refrain bahasa Inggris, judul nyeleneh, My Wife Is Lesbian. Bercerita tentang cowok yang menikahi seorang lesbi. Kalau masuk label besar, bisa jadi judul tersebut bakal dihapus. Tidak lazim.

(more…)

Starsucks Compilation

Posted by localindie | Kompilasi | Saturday 19 April 2008 9:04 pm

Starsucks CompilationSTARSUCKSLima belas band melodic punk dikumpulkan jadi satu kedalam sebuah kaset dengan kualitas suara seadanya. Dapat menjadi sebuah pengalaman tersendiri dalam menikmati musik punk.

Disaat band-band punk di mtv saat ini didominasi oleh pria bertato yang memainkan lagu-lagu sensitif emosional atau cewe-cewe berdandan punk bernyanyi lagu pop. Band-band disini masih tetap bersuara sama seperti saat Blink 182, New Found Glory, No Use For a Name dkk menyebarkan legasi dari NOFX, MxPx dan kawan-kawan segenerasi mereka.

Dan memang lagu-lagu punk semacam ini tidak memerlukan polesan mixing mastering berlebihan, cukup terasa balance dan tidak timpang. Sekarang cukup kamu memasang posisi ‘air guitar’ dengan jarak antar kaki yang agak lebar. mulailah tekan tombol ‘play’ mulailah headbang di kamar dengan volume maksimal dari radio compo kamu, namun tetaplah waspada terhadap serangan sepatu melayang dari tetanggamu yang sakit gigi.

peserta : disconenected, mary ann, nudist island, konflik, closehead, do sound, faceless, stadium 12, fate for logic, noise addict, hard milk, me versus royale, boys addict, the powerpuff boyz, topi jerami.

www.myspace.com/starsuckscompilation

Efek Rumah Kaca Band

Posted by localindie | Pop | Saturday 19 April 2008 8:50 pm

 

Banyak yang mengatakan kalau musik Indonesia, khususnya pop sedang mengalami stagnansi, Banyak bermunculan grup yang membuat musik-musik “tidak bertanggung jawab”. Kenapa band-band itu-itu saja yang mampu merajai papan atas musik Indonesia? Apa memang selera music orang Indonesia yang sedang mengalami degradasi? Atau label mayor yang semakin tidak peduli dengan kualitas musik, selama itu pop, bertemakan cinta dan catchy maka pasti menjual? Entahlah, faktanya adalah label-label independen lebih mampu menelurkan band-band berkualitas dibanding label mayor.

Untungnya muncul band macam Efek Rumah Kaca, band pop asal Jakarta rilisan Pavilliun Record. Secara musik tidak ada yang baru dari debut album ini, namun lirik dan topik yang diangkat di daam lagu-lagunya sangat segar sehingga musiknya yang minimalis jadi terasa sangat berbobot. Jauh, saya garis bawahi lagi, JAUH, lebih berbobot ketimbang band-band yang saat ini sedang menjual ratusan ribuan kopi. Mendengar band ini membuat saya menghelakan nafas lega. Akhirnya. Kalau orang barat berkata, “there is a light at the end of the tunnel” (akan ada secercah cahaya di ujung lorong)

Band ini lebih mengingatkan saya pada band Indonesia beberapa tahun lalu bernama Kaimsasikun yang pernah muncul dengan lagu “Pria Dijajah Wanita”. Warna vokal Efek Rumah Kaca (ERK) cukup sedikit mengingatkan saya pada Kaimsasikun. Nomor-nomor yang patut disimak dengan seksama ada di “Jatuh Cinta itu Biasa Saja”, “Bukan Lawan Jenis”, “Debu-Debu Berterbangan”, “Melankolia”, “Desember”, dan dua lagu favorit saya secara personal: “Sebelah Mata”, dan “Di Udara”.

(more…)

Gotmeblind - yogyakarta Nu-METAL

Posted by localindie | Metal | Tuesday 15 April 2008 11:04 am

Sebuah penantian yang cukup lama untuk Got Me Blind mengeluarkan album pertama mereka ini. Materi album pertama dari nu-metal Yogyakarta ini sebenarnya sudah direkam beberapa tahun lalu, tapi banyak mengalami penundaan, sampai akhirnya bisa rilis Oktober-November 2007 ini. Meski gelombang trend band-band nu-metal sudah berlalu beberapa tahun lalu tapi ini merupakan sebuah bukti eksistensi yang jelas daripada sekedar sebuah trend yang pernah melanda. Total 9 lagu dalam cd ini dan 1 lagu remix (oleh Krezikultur), termasuk juga terdapat bonus 3 buah video clip yang bisa diputar melalui komputer.

Pengaruh bermusik mereka terlihat jelas di sini, sebutlah Korn, Linkin’ Park (minus scratch dj), Limp Bizkit yang terlihat dari cara pembawaan vokal, dan termasuk juga sedikit bumbu emotional hardcore era Deftones “lama”. (more…)

Last Station Band

Posted by localindie | Pop | Thursday 10 April 2008 11:16 pm

last stationLastation adalah nama band dari sekumpulan anak muda yang penuh semangat dalam berkreasi dan menyalurkan talentanya di bidang seni musik. Band ini terbentuk pada 13 September 1998 di rumah Kemuning 8 Mataram yang juga menjadi markas dan tempat kumpul anak-anak band Mataram serta sarana untuk saling berbagi informasi dan belajar. Lastation adalah Gun2 (Vocal), Landis (Gitar), Pungky (Bass), Wawan (Drum).
Lastation di awal karirnya selalu menyisipkan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri saat tampil di atas panggung selain juga membawakan lagu-lagu milik orang lain sebagai lagu perbandingan saja. Lastation beraliran pop rock dan tidak menutup diri untuk memainkan genre musik lain. Mereka sempat menjadi home band di beberapa kafe dan klub malam selama 2 (dua) tahun. Proses rekaman berjalan setelah ada niat dan dukungan untuk membuat album rekaman sendiri. Album pertama di kerjakan di bawah bendera Karra Production dan mendapat respon yang baik dari masyarakat pecinta musik di daerah NTB. Album kedua dan ketiga sepenuhnya di kerjakan dibawah DIPA Production selaku manager dan produser. Luar biasa, materi lagu yang terangkum di dua album ini mampu membuat orang-orang ikut bernyanyi bersama saat dibawakan secara live, bahkan lagu Teman Layaknya Bintang bercokol di peringkat pertama selama 3 bulan di beberapa stasiun radio lokal. Album ketiga adalah album rohani yang proses pengerjaannya dari mulai pengumpulan materi hingga selesai hanya memakan waktu yang cukup singkat yaitu 1 (satu) bulan dan dirilis untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Perjalanan hidup dalam bermain musik serta kematangan dalam berkreasi membuat Lastation dipercaya menjadi Band Pembuka (Opening Art) band-band besar seperti BIP, Club Eighties, Letto, Samsons, dan Coklat ketika tampil di NTB. Hingga saat ini Lastation telah (more…)

Beside Band

Posted by localindie | Metal | Monday 7 April 2008 9:45 pm

beside

Lagu “Aku Adalah Tuhan” berkumandang dalam sebuah gigs. Ratusan orang yang hadir dalam gigs ini ikut sing along secara brutal. Semuanya tampak antusias. Lima orang berdandan kaus kutung hitam tampak jumawa di panggung. Itulah Beside, sebuah band metal asal Bandung yang besar dikawasan wisata metal Homeless Crew ternama Bandung, Ujung Bronx yang juga banyak melahirkan band-band death metal lainnya macam Jasad, Forgotten, Burgerkill, Dinning Out dsb. Sempat terlibat kompilasi band-band Ujung Bronx, Independent Rebel (Aquarius Musikindo, 1999) dan kompilasi Beyond Good and Evil (Die Trying, 2005). (more…)

Next Page »